1 Saudara Gayus yang tercinta! Saya, pemimpin jemaat, yang sungguh-sungguh mengasihimu
2 berdoa semoga Saudara sehat-sehat dan semuanya baik-baik denganmu, sama seperti jiwamu baik-baik saja
3 Saya senang sekali ketika beberapa saudara Kristen tiba dan memberitahukan kepada saya betapa setianya Saudara terhadap Allah yang benar, sebab memang Saudara selalu hidup menurut ajaran Allah
4 Tidak ada yang dapat menjadikan saya lebih gembira, daripada mendengar bahwa anak-anak saya hidup menurut ajaran Allah
5 Saudaraku! Saudara begitu setia dalam pekerjaan yang Saudara lakukan bagi teman-teman sesama Kristen; bahkan orang Kristen yang belum Saudara kenal pun, Saudara layani
6 Mereka sudah memberitahukan kepada jemaat di tempat kami mengenai kasihmu. Tolonglah mereka supaya dapat meneruskan perjalanan mereka dan dengan demikian menyenangkan hati Allah
7 sebab dalam perjalanan untuk melayani Kristus, mereka tidak menerima bantuan apa pun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah
8 Sebab itu, kita orang-orang Kristen harus menolong teman-teman sesama Kristen yang seperti itu, supaya kita dapat turut dalam usaha mereka untuk menyebarkan ajaran yang benar dari Allah
9 Saya sudah menulis surat yang pendek kepada jemaat, tetapi Diotrefes yang ingin menjadi pemimpin di dalam jemaat, tidak mau menuruti saya
10 Nanti kalau saya datang, saya akan membongkar segala sesuatu yang telah dilakukannya, yaitu tentang hal-hal jahat dan dusta yang ia ucapkan tentang kami! Tetapi semuanya itu belum cukup untuk dia. Pada waktu teman-teman sesama Kristen itu datang, ia tidak mau menerima mereka. Malah ia melarang orang-orang yang mau menerima saudara-saudara itu, dan ia menyuruh orang-orang itu keluar dari jemaat
11 Saudara yang tercinta, janganlah meniru apa yang buruk. Tirulah apa yang baik. Orang yang berbuat baik adalah milik Allah. Dan orang yang berbuat jahat belum mengenal Allah
12 Semua orang memuji Demetrius. Bahkan Allah pun memujinya. Kami juga memujinya, dan Saudara tahu bahwa apa yang kami sampaikan dapat dipercaya
13 Banyak sekali yang perlu saya katakan kepadamu, tetapi saya rasa lebih baik jangan melalui surat
14 Saya berharap tidak lama lagi akan berjumpa denganmu, dan kita akan berbicara langsung. Semoga Tuhan memberkati Saudara. Kawan-kawanmu di tempat saya ini mengirim salam kepadamu. Sampaikan salam saya kepada semua kawan-kawan kita satu persatu
15 Kemudian, kalau keinginan yang jahat itu dituruti, maka lahirlah dosa; dan kalau dosa sudah matang, maka akibatnya ialah kematian
16 Janganlah kalian tertipu, Saudara-saudaraku yang tercinta
17 Setiap pemberian yang baik dan hadiah yang sempurna datangnya dari surga, diturunkan oleh Allah, Pencipta segala terang di langit. Ialah Allah yang tidak berubah, dan tidak pula menyebabkan kegelapan apa pun
18 Atas kemauan-Nya sendiri Ia menjadikan kita anak-anak-Nya melalui sabda-Nya yang benar. Ia melakukan itu supaya kita mendapat tempat yang utama di antara semua makhluk ciptaan-Nya
19 Perhatikanlah ini baik-baik, Saudara-saudara yang tercinta! Setiap orang harus cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berbicara dan lambat untuk marah
20 Orang yang marah tidak dapat melakukan yang baik, yang menyenangkan hati Allah
21 Sebab itu, buanglah setiap kebiasaan yang kotor dan jahat. Terimalah dengan rendah hati perkataan yang ditanam oleh Allah di dalam hatimu, sebab perkataan itu mempunyai kekuatan untuk menyelamatkan kalian
22 Hendaklah kalian melakukan apa yang dikatakan oleh Allah, jangan hanya mendengarkan saja, sehingga dengan demikian kalian menipu diri sendiri
23 Orang yang mendengar perkataan Allah, tetapi tidak melakukannya adalah seperti orang yang sedang melihat mukanya yang sebenarnya di depan cermin
24 Sesudah ia memperhatikannya baik-baik, ia pun pergi dan langsung melupakan bagaimana rupa mukanya itu
25 Hukum Allah sempurna dan mempunyai kekuatan untuk memerdekakan manusia. Dan orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya
26 Kalau ada seseorang yang merasa dirinya seorang yang patuh beragama, tetapi ia tidak menjaga lidahnya, maka ia menipu dirinya sendiri; ibadatnya tidak ada gunanya
27 Ketaatan beragama yang murni dan sejati menurut pandangan Allah Bapa ialah: menolong anak-anak yatim piatu dan janda-janda yang menderita, dan menjaga diri sendiri supaya jangan dirusakkan oleh dunia ini
28 Hendaklah kalian selalu berani; jangan takut terhadap lawan-lawanmu. Dengan demikian kalian menunjukkan bahwa mereka pasti akan kalah, dan kalian akan menang, karena Allah sendirilah yang memberikan kemenangan kepadamu
29 Sebab Allah sudah memberi anugerah kepadamu bukan hanya untuk percaya kepada Kristus, tetapi juga untuk menderita bagi Kristus
30 Sekarang kalian juga turut dengan saya dalam perjuangan yang sama; yaitu yang kalian pernah lihat saya perjuangkan dahulu, dan yang masih saya tetap perjuangkan sampai sekarang, seperti yang kalian sekarang telah dengar
31 Sebelumnya, saya tidak tahu siapa Dia itu. Padahal saya datang membaptis dengan air supaya bangsa Israel mengenal Dia.
32 Yohanes juga memberi kesaksian ini, "Saya melihat Roh Allah turun seperti merpati dari langit lalu tinggal di atas-Nya
33 Waktu itu saya belum tahu siapa Dia. Tetapi Allah yang menyuruh saya membaptis dengan air sudah berkata kepada saya, 'Bila engkau melihat Roh Allah turun, lalu tinggal di atas seseorang, Dialah yang akan membaptis dengan Roh Allah.
34 Saya sudah melihat-Nya sendiri," kata Yohanes, "dan saya memberi kesaksian bahwa Dialah Anak Allah.
35 Keesokan harinya Yohanes ada di tempat itu lagi dengan dua pengikutnya
36 Ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata, "Lihat! Itulah Anak Domba Allah.
37 Kedua pengikut Yohanes mendengar kata-kata itu, lalu pergi mengikuti Yesus
38 Yesus menoleh ke belakang, dan melihat mereka sedang mengikuti Dia. Ia bertanya, "Kalian mencari apa?" Jawab mereka, "Rabi, di manakah Rabi tinggal?" (Kata 'Rabi' artinya guru.
39 "Mari lihat sendiri," kata Yesus. Mereka pergi dengan Dia dan melihat di mana Ia tinggal. Waktu itu pukul empat sore. Hari itu mereka tinggal bersama Dia
40 Salah satu dari kedua orang yang telah mendengar apa yang dikatakan Yohanes dan kemudian pergi mengikuti Yesus, adalah Andreas, saudara Simon Petrus
41 Cepat-cepat Andreas mencari Simon, saudaranya, dan berkata kepadanya, "Kami sudah bertemu dengan Mesias!" (Mesias sama dengan Kristus, yaitu: Raja Penyelamat.
42 Andreas mengantar Simon kepada Yesus. Yesus menatap Simon, lalu berkata, "Engkau Simon, anak Yona. Engkau akan disebut Kefas." (Kefas sama dengan Petrus, artinya: gunung batu.
43 Keesokan harinya Yesus memutuskan untuk pergi ke Galilea. Ia berjumpa dengan Filipus, dan berkata kepadanya, "Mari ikut Aku!
44 Filipus berasal dari Betsaida, yaitu tempat tinggal Andreas dan Petrus
45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya, "Kami sudah menemukan orang yang disebut oleh Musa dalam Buku Hukum Allah, dan yang diwartakan oleh nabi-nabi. Dia itu Yesus dari Nazaret, anak Yusuf.
46 Tetapi Natanael menjawab, "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" "Mari lihat sendiri," jawab Filipus
47 Yesus melihat Natanael datang, lalu berkata tentang dia, "Lihat, itu orang Israel sejati. Tak ada kepalsuan padanya.
48 "Bagaimana Bapak mengenal saya?" tanya Natanael kepada Yesus. Yesus menjawab, "Sebelum Filipus memanggilmu, Aku sudah melihat engkau di bawah pohon ara itu.
49 "Bapak Guru," kata Natanael, "Bapak adalah Anak Allah! Bapaklah Raja bangsa Israel!
50 Yesus berkata, "Engkau percaya, hanya karena Aku mengatakan bahwa Aku sudah melihat engkau di bawah pohon ara itu? Hal-hal yang jauh lebih besar dari itu akan kaulihat!
51 Kata Yesus pula, "Sungguh, percayalah, engkau akan melihat langit terbuka, dan malaikat-malaikat Allah naik turun pada Anak Manusia.